Pages

Kamis, 18 November 2010

terbaring menuggu ajal


Ditemani sirkulasi oksigen kotor
Jantungku berdegup lemah
Lemah semakin lemah
Tersudut ditemani senja kelabu
Sepi menderaku, Aku lantas termenung
Mengulum sepi yang begitu usang
Hampa dan sendiri, Menunggu penghabisanku
Doa-doa sayup terdengar
Lembar-lembar kesedihan lalu terukir abadi
Sejenak biarkan aku larut bersama senja
Hingga langkah terhenti
mati

Tidak ada komentar:

Posting Komentar