Pages

Senin, 03 Januari 2011

Perjalanan ke Muara

Kurasa pertemuan kita sore ini begitu memaksa. Antara Parakan menuju Cicalengka aku memburu waktu.
Sepanjang Parakan, anak panah bola api membakar dua per tiga parasku, aku masih saja melanjutkan langkahku menujuMu. Entah berapa banyak waktu terurai lewat langkah yang tak begitu pasti.

Kurasa, sore ini takkan sampai pada tepinya, seiring langkahku yang entah kapan akan bertepi pada muara yang semu. Aku tak begitu sadar tudung langit mulai berubah warna, entah abu atau apa. Entah juga mengapa derap langkahku tak terhirau agas-agas yang kepayang. Setahuku aku hanya perlu menyekat waktu dari gemuruh angin yang menggaduh di sela-sela jilbab.

Kurasa, jarak kita lebih dekat dari perjalananku menuju surga. Kau begitu dekat mendekap jantungku.

Januari 2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar